Pemblokiran Media Online, Pertanda Pemerintah Tak Suka Dikritik

Pemblokiran Media Online, Pertanda Pemerintah Tak Suka Dikritik

Media-media Islam diblokir karena mengkritik pemerintah
Media Khazanah - Politisi Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai sikap pemerintah yang akan mengevaluasi portal media online juga media sosial sangat berbahaya bila motif "pemberedelan" itu karena media tersebut menyampaikan kritik kepada pemerintah.

"Itu lebih berbahaya lagi. Artinya pemerintah ini anti-kritik, tidak mau mendengarkan aspirasi rakyatnya," ujar Doli kepada wartawan, hari ini.

Presiden Joko Widodo pada akhir tahun 2016 menyampaikan agar penegak hukum mengevaluasi media online yang memberitakan tanpa data. Selain itu, harus ada penegakkan hukum bagi pengguna media sosial yang provokatif.

Usai Presiden Jokowi menyampaikan pesannya, Kementerian Komunikasi dan Informatika memblok media online-online yang dianggap isinya provokatif.

Doli mencontohkan, bila berita yang disampaikan misalnya membanjirnya pekerja ilegal dari RRC, terancamnya kedaulatan NKRI, tuntutan penegakkan keadilan dan hukum, protes terhadap dipojokkannya umat dan pemuka mayoritas agama tertentu, maka semua itu tidak ada yang salah.

"Apanya yang salah? Itu kan semua kan hal-hal yang baik buat kehidupan bangsa dan negara kita dan tidak ada yang bohong. Justru yang harus ditertibkan adalah sekelompok orang yang selalu dengan sengaja "memelintir" gambar, kata-kata, kalimat, menjadi berita bohong yang menguntungkan kepentingan politik seseorang atau kelompok tertentu,"ucapnya.

Selain itu, ada hal lain yang perlu diperhatikan menyangkut rencana evaluasi terhadap media-media tersebut.

Pertama, harus dipahami bahwa Indonesia saat ini adalah negara demokratis, yang salah satu cirinya adalah adanya jaminan kebebasan dalam menyampaikan pendapat, aspirasi, dan informasi apapun.

"Apalagi saat ini situasi jauh berbeda dengan masa-masa sebelumnya. Media untuk menyampaikan pendapat, aspirasi, dan informasi itu begitu berkembang seiring perkembangan IPTEK,"katanya.

Kemudian, dengan berkembangnya cara komunikasi dan interaksi di masyarakat melalui media-media sosial seperti itu, maka pendekatan yang harus dilakukan di dalam mendidik masyarakat guna menerima informasi secara benar, tidak bisa lagi dengan cara-cara primitif seperti dengan pembredelan, mengancam, tindakan represif, dan sebagainya.

"Pemerintah harus menemukan cara yang cerdas untuk dapat mengajak masyarakatnya membangun sistemnya sendiri agar bisa mem-filter mana informasi yang benar, baik, dan bermanfaat bagi mereka," tandasnya. (mkc/rnc)

0 Response to "Pemblokiran Media Online, Pertanda Pemerintah Tak Suka Dikritik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel